------------------------------------------- Ia lalu memandang ke angkasa sambil berkata, "Terima kasih, Dewa. Kini, hamba bisa kembali ke kayangan lagi."
------------------------------------------- "Sayang sekali, aku harus pergi, Kak. Asuhlah putra kita baik-baik. Kalau kau rindu padaku, pandanglah bulan.Aku akan menghiburmu dari sana," tutur Tunjung Wulan.
Cerita ini disebut dongeng, karena cerita ini tak punya bukti jelas dan hanya dituturkan dari mulut ke mulut.
このお話には明確な証拠や根拠はなく、口頭で伝えられてきただけの「物語」と言われています。
Dongeng ini serupa dengan dongeng Jaka Tarub yang amat terkenal di wilayah Jawa Timur. Bangsa Indonesia memang terdiri dari berbagai suku, sehingga jumlah dongeng-dongeng kita amat banyak,walaupun beberapa di antaranya terkadang inti ceritanya hampir sama.
Namun, kita bisa memetik hikmah dari dongeng ini.Bahwa janji itu sebaiknya selalu ditepati, sebab janji adalah cermin dari kepribadian kita. Kita tak akan dipercaya orang kalau kita selalu ingkar janji. Kita mungkin juga akan mengalami akibat yang tidak menyenangkan karena mengingkari janji kita sendiri.