MALAYSIA (Pos Kota) - Malaysia diguncang skandal seks tingkat tinggi dengan terbunuhnya seorang gadis model asal Mongolia. Skandal ini menyeret tokoh penting dari kantor Deputy Perdana Menteri Malaysia.
Model asal Mongolia bernama Altantuya Shaariibuu, 28, ditemukan dengan tubuh hancur cerai-berai di pinggir Waduk Shah Alam. Sebelumnya korban terlebih dahulu ditembak mati oleh orang suruhan Abdul Razak Baginda,46.
Ini gara-gara dia terlibat cinta menggebu dengan Abdul Razak Baginda, tokoh negeri jiran itu Tragisnya lagi, pelakunya berjumlah tiga orang adalah petugas keamanan alias polisi khusus yang tergabung dalam Special Action Force. Ketiga orang suruhan ini ,sudah ditangkap kepolisian Diraja Malaysia, bersama Abdul Razak Baginda yang diduga menjadi dalang di belakang penculikan dan pembunuhan.
Seorang pelaku pembunuh adalah inspektur kepala yang sehari-hari bertugas mengamankan menteri . Pelaku kedua berpangkat kopral bertugas mengamankan tokoh-tokoh penting di Malaysia (VIP). Tersangka ketiga seorang wanita detektif!
PM MALAYSIA BERANG Kasus pembunuhan berlatarbelakang asmara ini sangat menggemparkan Malaysia sejak Oktober lalu. Selain menjatuhkan citra kepolisian karena ulah kriminal tiga anggotanya, juga melibatkan Abdul Razak Baginda, seorang analis politik handal yang diperkirakan bakal menduduki jabatan tertinggi di partai politik terbesar Malaysia , UMNO.
Abdul Razak Baginda yang memiliki istri dan seorang anak ini sehari-hari menjabat sebagai direktur eksekutif Malaysian Strategic Research Centre . Diduga ia memiliki anak berusia 16 bulan hasil perselingkuhan sang model. Razak Baginda juga merupakan staf dari Deputi Perdana Menteri Najib Tun Razak.
Begitu hebohnya kasus ini, membuat Perdana Menteri Malaysia , Abdullah Badawi bersumpah tidak akan membantu anak buahnya yang terlibat pembunuhan.
“Tidak ada seorang pun yang kebal hukum di negeri ini. Semua yang bersalah harus diseret ke pengadilan,” tegas Badawi. Direktur CID (Central Investigation Department), Christopher Wan juga meminta masyarakat dan pers memberi waktu kepada polisi untuk menyelidiki pembunuhan sadis ini. “Kami akan usut tuntas kasusnya. Beri kami waktu dan biarkan kami bekerja,” ucapnya.
DILAPORKAN HILANG Kasus pembunuhan gadis model ini berawal dari laporan saudara perempuannya, Burmaa pada 28 Oktober lalu kepada petugas konsulat Mongolia di Malaysia, Datuk Syed Abdul Rahman Alhabsi. Ia mengadukan kasus hilangnya Altantuya Shaariibuu yang juga kerap memakai nama Anna atau Aminah.
Kepada petugas konsulat itu Burmaa menceritakan, dirinya datang ke Kuala Lumpur (KL) bersama Altantuya dan seorang sepupu pada 6 Oktober lalu. Ketiganya datang ke negeri Jiran dari Ulan Bator (ibukota Mongolia ) mencari kekasih korban yang sudah memberinya seorang bayi laki-laki, kini berusia 16 bulan.
Sebelumnya disebut-sebut ada dua versi mengenai perkenalan korban dengan Abdul Razak. Versi pertama menyebutkan perkenalan terjadi di Paris (Prancis) tahun lalu saat kekasih mengikuti seminar. Versi kedua menyebutkan perkenalan terjadi di Hongkong saat korban sedang bertugas sebagai model.
Selama menjalin asmara, Altantuya mendapat biaya hidup lebih dari cukup. Selain memperoleh uang banyak, sang kekasih juga kerap membelikannya perhiasan mahal. Bahkan dalam buku tabungan korban tercatat dia baru saja mendapat transfer 30 ribu dolar AS.
Menurut The Straits Times, ada banyak alasan kenapa Altantuya datang ke Kuala Lumpur (KL) bulan lalu. Pertama, dia mau minta uang dari kekasihnya untuk biaya pengobatan bayinya yang tengah sakit. Kedua, korban mau mempertegas hubungan cintanya yang mulai terganggu. Dan ketiga, sang model diduga mau memeras sang kekasih gelap sebanyak 500 ribu dolar AS.
Ketika tiba di Kuala Lumpur 6 Oktober lalu, Altantuya langsung menyewa detektif swasta menyelidiki lebih jauh soal kekasihnya. Altantuya juga terbukti sering mengirim SMS kepada sang pacar gelap.
Cara lain dilakukan korban untuk bisa berjumpa dengan kekasih yang mulai menghindarinya. Di antaranya dengan mencoba mendatangi kantor dan rumahnya di Bukit Damansara, tetapi ia diusir oleh petugas keamanan. Belakangan, sang kekasih menyewa sejumlah petugas keamanan untuk melindunginya dari gangguan Altantuya.
Pada 19 Oktober, Altantuya mendapat telepon dari sang kekasih agar menemuinya di rumah. Tetapi baru saja gadis model ini keluar hotel, dia diculik beberapa pria menyeretnya ke mobil dan langsung tancap gas. setelah itu ia dinyatakan hilang.
Khawatir, saudari perempuan korban, Burmaa bersama sepupunya terbang ke Kedutaan Besar Mongolia di Bangkok untuk mencari bantuan. Sebab Mongolia tidak memiliki kedubes (hubungan diplomatik) dengan Malaysia, kecuali konsulat biasa.
DILEDAKKAN Menurut polisi, ceceran mayat Altantuya ditemukan dekat waduk di pinggir hutan penyangga Shah Alam. Pada tubuhnya terdapat dua luka bekas tembakan. Untuk menghilangkan jejak, pembunuh meledakkan mayat korban pakai bahan peledak berbungkus plastik, namun memiliki daya ledak tinggi sejenis C4.
Untuk mengungkap kasus ini secara ilmiah, polisi Malaysia mengundang ayah dan bayi korban dari Ulan Bator Mongolia ke KL. Mereka diharapkan tiba beberapa hari ini. Namun bayi korban yang berusia 16 bulan itu tidak bisa datang karena sakit. Padahal, rencananya ia akan diambil sampel darahnya untuk dicocokkan dengan DNA pelaku utama, Baginda Razak. Jika ternyata DNA sang bayi cocok dengan DNA Baginda Razak, maka dipastikan sang ahli politik itulah ayah biologisnya.
Karena yang datang ke KL hanya ayah korban, maka sampel darah sang ayah lah yang akan diambil untuk mencocokkan DNA-nya dengan sampel darah korban. Sebab saat ditemukan, mayat korban sulit dikenali.
Datuk Shafee Abdullah SH, pengacara tersangka Abdul Razak, yang juga sering menangani kasus-kasus artis ternama maupun pejabat tinggi mengatakan bahwa kliennya tidak mengetahui atau mendalangi kasus penculikan dan pembunuhan model Altantuya Shaariibuu.
Ia meminta semua pihak tidak membuat pernyataan yang menyudutkan kliennya karena bisa dikategorikan ‘contempt of court’ alias mencampuri kewenangan pengadilan.
chchch...begitu ditembak, diledekin lagi...kasihan....
kasus kekasih/pacar gelap seperti ini kadang bisa membuat manusia tega tuk membunuhnya...mendingan kita punya pacar hanya satu azach yach! harus setia...tapi bukan Selingkuh Tiada Akhir....hex3.....
Yach...dalam kehidupan ini, setiap manusia memang sudah ada sifat serakah, yangmana bila kita tidak bisa meredam sifat serakah tsb maka akan mengakibatkan sebuah bencana dan malapetaka.
Seseorang sudah beristri tapi masih serakah ingin menggunakan kesempatan dalam kesempitan untuk mencari yang lain, sedangkan yang wanita sendiri memanfaatkan kesempitan itu menjadi sebuah kesempatan.
Maka JANGAN MAIN API BIAR TIDAK TERBAKAR!!!
Mbak Resti>
Yach..kalau itu mah bukan perempuan aja yg salah tapi kedu2nya salah tuh.
Emang kaum laki2 tuh kelemahannya mudah tergoda kok, jadi dua2nya harus bisa jaga diri kali ye.
Arifu san
Hai juga.
emang kata KEBAKARAN JENGOT sering kita dengar, tapi bagi orang yg tidak berjengot gimana yach???
Kebarakan kumis? cambang? bulu dada????hahaha....gawat juga yach