Budi tidak suka kucing pada dasarnya. Sesudah istrinya mulai memerihara kucing, dia semakin benci sama kucing. (memerihara=飼う、育てる) Dia merasa perhatian istrinya jadi lebih kepada kucingnya dari pada dia. Pada suatu hari, Budi memutuskan untuk membuang kucing itu secara sembunyi-sembunyi. (pada suatu hari=ある日, secara sembunyi sembunyi=隠れてsecara diam-diamでもOK)
Waktu istrinya sedang mandi, dia bawa kucingnya keluar dengan mobil, dan buangnya di tempat 10 km dari rumah. (buangnya =猫を捨てる 猫をituで表すことができないので、buang ituはダメだそうです)
Tetapi, anehnya kucingnya sudah ada di rumah waktu Budi pulang. Budi bingun dan marah. Pada sore harinya dia lagi bawa pergi kucing itu. Kali ini dia membuang kucing itu di tempat lebih jauh. Tetapi waktu dia sampai, kucingnya sudah ada di rumah lagi. Budi berusaha membuangnya lebih jauh, tetapi, kucing tetap pulang rumah duluan dari dia.
Suatu hari, Budi berputar-putar dengan kucing sebelum ke tempat jauh untuk membuangnya. Belok ke kanan ke kiri, belok ke kanan, dan lagi belok ke kanan. Setelah berputar-putar dia membuang kucing itu. (belok ke 〜=〜の方向に曲がる)
Beberapa jam kemudian, dia telephon istrinya. “Tik, apakah kucing kamu ada di rumah?” “Ya ada, kenapa? Tumben kamu nanya tentang Si Manis.” “Tolong pangil dia, saya mau nanya jalan pulang, saya tersesat." (tersesat=迷子になる)
以下はもう一つのストーリです。一つ目のストーリーとは無関係です。
Seorang anak laki2 disuruh tidur oleh ayahnya karena sudah jamunya tidur. 5 min kemudian, dari dalam kamar kedengar suara. “Bapak” “Apa?” “Saya haus, bolehkah saya minta bawakan air minum?” “tidak, sudah jam tidur, dan lagi pula lampunya sudah dimatikan.” (lagi pula =それに加えて)
5 min kemudian “Bapak” “Apa?(sudah ayahnya mulai marah)” “saya haus tolong bawakan air minum” “Bapak sudah bilang tidak. Kalau bilang lagi, nanti bapak pukul pantatmu”(kalau〜nanti〜=〜であれば〜、pantatお尻)
5 min kemudian “Bapak” “apa?(ayahnya sudah marah”) “Kalau bapak masuk ke kamar untuk pukul patatku, tolong sekalian bawakan airnya ya?”